Friday, 30 June 2017

Qaseh Irdina 2

Mungkin selama ini aku tidak mengerti...
Mungkin juga aku tidak memahami...
Hati seorang wanita...
Hati seorang insan yang ku pandang istimewa...
Dari tutur bicara hingga lah tingkahlakunya...
Atau mungkin apa-apa sahaja...

Uhhhh...
Malam ini tidak mampu untukku lelapkan mata... Baring pun tidak selesa... Habis solat sunat aku redah jew... Dari biasa-biasa hingga ke istikharah ku terpa...
agar dapat kuluahkan segala... Terdetik dalam hatiku... Biarlah APA yang kulakukan atas kehendaknya... Biarlah dia aturkan segalanya...walaupun usahanya dariku...kepadanya jualah tempat Ku berserah..agar tidak tersasar , tidak terjerumus ke dalam lembah yang tidak mahu Ku bayangkannya... Biarlah hubungan itu diredhai... Diredhai boleh Allah SWT... ANDAI ITU SURATAN... RELA KU HADAPINYA...


Tuesday, 9 September 2014

Qaseh Irdina

................
Tanpa sepatah membutir bicara...
Aku terdiam sepi...
Kalimah yang biasa ku dengar... yang dia biasa bisikkan...
Mungkin hari ini dia diuji lagi...
Namun sudah cukup membuat ku resah...

....ahhh... 
Dan hari terus meniti...
Rindu itu datang dan pergi...
Tanpa diundang...
Inikah cinta...
Cinta yang sukar dilafazkan dengan kata-kata...
Ku biarkan perasaan ini melayani ku sendiri... 
Menunggu tibanya hari esok yang belum pasti...
Adakah aku terpaksa menunggu lagi...
Dan terus menunggu...
Membiarkan diriku sengsara...
Dan semakin sengsara...

Oh... Tuhan...
Teguhkanlah hatiku...
Kuatkanlah imanku...
Aku sudah tidak sanggup menghadapinya lagi...
Berilah aku kekuatan...

Berilah aku kesempatan untuk meluahkan perasaan....
Andainya ia milikku..
Aku terima dengan hati yang redha...
Bagaimana pula jika ia bukan mmilikku...

Ahhhh.......
Tidak sanggup aku menghadapinya...
Apatah lagi mendengarnya...
..............................
.............................
AKU TIDAK BOLEH MENERIMANYA
Bentakku dalam fikiran...
Meronta jiwaku menahan perasaan...
Aku takut...
Takut... Senyumannya akan hilang...
Bicaranya akan kelam...
Aku tidak sanggup...
Melihat air matanya menitis keranaku...
Mendengar tangisnya tangisan shahdu...

Oh.... jauhnya melayang persaanku...
Aku harus cekal...
Aku harus tabah menghadapi semua ini...
Tambahan...aku seorang lelaki...
Biarkan egoku pergi...
Esok akan kuluahkan segalanya....
Biar semua terurai...
Ikatan yang sudah lama ku simpul rapi...
Yang ku jaga ia...
Tidak perlu lagi ku bersembunyi...
.....................
Entahlah....
Kadangkala kehidupan ini sungguh menyeksakan.....
Membawa seribu harapan...
Ya... harapan..
Harapan yang belum pasti...
......................
Harinya telah tiba...
Hari yang akan ku biarkan egoku pergi...
Pergi untuk seketika...
Untuk kuluahkan segalanya...
Semuanya...
Hanya atas dasar cinta...
Cinta yang agung...
Cinta yang terus bersemi...
Cinta yang terus berkembang mekar di lubuk hatiku ini...

......................bersambung....................